Miris Gaji Guru cuman Rp. 5000/bulan


Innalillahi, Astaghfirulloh,…..

Itu kata-kata yang pertama saya bisa katakan saat saya lihat berita di TV pagi ini. Terungkap sudah bagaimana ketidakpedulian pemerintah pada rakyat kecil. Begitu miris hati ini ketika mendenger berita bahwasannya ada guru yang bergaji 5.000 rupiah saja per bulan. Bener- bener gila. Berikut saya ambil artikel lengkapnya dari www.kompas.com.

Benar-benar Gila, Gaji Guru Rp 5.000
Uniah (39) mencuci piring dan perabot di salah satu warung makan di Kecamatan Pring a p u s, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/11) siang, seusai mengajar di TK Bakti Putra I.

Rabu, 18 November 2009 | 20:32 WIB

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Guru madrasah swasta di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, hanya digaji Rp 5.000 per bulan. Bahkan, ada yang tidak menerima gaji sama sekali.

“Gaji Rp 5.000 itu merupakan gaji rutin tiap bulan. Kadang kalau lembaga ada biaya tambahan, saya menerima gaji hingga Rp 7.000,” kata Mohammad Ghozi, guru Madrasah Diniyah Islamiyah, Dusun Sumber Anyar, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Rabu (18/11).

Dalam seminggu, ayah empat anak ini mengajar di lembaga tersebut selama dua kali. Ghozi mengajar Ilmu Fiqh (hukum Islam) dan Tajwid (kaidah membaca Al Quran).

Meski hanya digaji Rp 5.000 per bulan, alumnus Pesantren Nurul Djadid ini mengaku tidak keberatan. Sebab hal itu dilakukan untuk membantu nasib anak-anak keluarga miskin yang ada di wilayah tersebut.

“Saya tidak bisa menuntut lebih banyak kepada lembaga. Sebab saya tahu sendiri sumbangan dari murid-murid hanya Rp 500 per bulan,” katanya.

Lembaga pendidikan Islam yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren As-Zubair asuhan KH Mahrus Ali ini memang memiliki kondisi sangat memprihatinkan.

Ruang kelas yang mereka tempati untuk belajar sangat tidak layak. Selain belajar lesehan, lantai dan ruangan sekolah juga retak-retak. Bahkan sebagian di antara para siswa, khususnya untuk siswa kelas akhir, terpaksa belajar di mushala.

Ghozi bukan satu-satunya guru Madrasah Diniyah di Pamekasan yang hanya menerima gaji sangat kecil. Kondisi itu dialami guru madrasah lain di Pamekasan secara khusus dan umumnya di Madura.

Matnin, guru madrasah asal Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, ini justru tidak mendapat bayaran sama sekali.

Padahal, jarak tempuh tempat Matnin mengajar mencapai 53 kilometer, tepatnya di Pesantren Sumber Mas, Desa Rombiya, Kecamatan Ganding, Sumenep.

Setiap mengajar, mahasiswa pascasarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya ini harus menyisihkan sejumlah uang untuk membeli bensin. “Saya hanya menerima honor di akhir tahun pelajaran berupa sejumlah uang dan seragam guru,” katanya.

Namun, ia mengaku tidak mempersoalkan jumlah honor yang diterima. Selain ingin mengabdi kepada lembaga yang membesarkannya saat belajar di lembaga tersebut, profesinya sebagai guru hanya sampingan.

“Bagi saya, mengajar di madrasah ini bukan pekerjaan yang pokok. Niat saya hanya membantu karena saya tahu seperti apa kondisi pendidikan pesantren yang sebenarnya,” tutur Matnin.

Ia berharap, ke depan, pemerintah bisa memberikan perhatian terhadap para guru yang mengajar di pesantren.

Sebab tidak sedikit di antara guru pesantren yang memang berprofesi sebagai guru, bukan hanya sebagai pekerjaan sampingan.

“Banyak di antara guru di sana yang memang fokus mengajar, bukan seperti saya ini. Kan kasihan jika tidak mendapat perhatian. Padahal, mereka sangat berjasa bagi para generasi muda khususnya dari kelompok masyarakat dengan latar belakang ekonomi rendah,” kata Matnin, yang pegawai salah satu bank syariah di Pamekasan itu.

So, coba saudara bayangkan saja bagaimana ketabahan mereka, bandingkan dengan para koruptor yang seyogyanya tidak pernah puas. Coba kalo saja dana century yang 6 T itu dipake untuk kesejahteraan rakyat. Bukan untuk para koruptor bejat yang memang hidup dengan segala kemewahan sayangnya tidak bermoral berbeda  dengan guru yang tanpa pamrih selalu berkorban hingga bisa kita sebut PAHLAWAN TANPA TANDA JASA

Perihal

Assalammu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh Salam kenal semuanya nama saya Irfan Mundzir Ramdhani. Biasa dipanggir Al-Mundzir. Subhanalloh akhirnya saya merampung blog terbaru saya. Saya ingin mencoba tuk bisa menjadikan blog ini sebagai media untuk menyalurkan semua apresiasi saya. Dan moga ini dapat menajadi sebuah motivasi saya agar bisa menjadi lebih baik lagi lagi lagi… Insya Alloh Blog Genggam Waktu ini akan terus terupdate untuk bisa mengisi kekosongan waktu. yang inginnya saya isi dengan puisi, informasi, tips, dakwah dan lain sebagainya. Kalo ada yang mau ikut sharing atau menyumbang artikel silahkan email saya aja… atau ke facebook saya dengan email al.mundzir@gmail.com. Syukron ya udah berkunjung… Wassalam

Tagged with: , ,
Ditulis dalam berita, kritik
14 comments on “Miris Gaji Guru cuman Rp. 5000/bulan
  1. azzaam mengatakan:

    hanya kata luarbiasa yang pantas diucapkan untuk guru ini…

  2. Sakaar mengatakan:

    Memang prihatin…….!. Guru yang seperi inilah(tulus ihlas) yang sebenarnya mempunyai keuntungan yang besar, mengapa……..?. Guru yang seperti ini sebenarnya berinvestasi untuk di masa depan yaitu akhirat. Saya yakin ilmu yang di ajarkan akan menjadi amal jariyah , karna beliau mengajar karna Allah (ihlas LillahitaAla) insha Allah.
    Mudah-mudahan bermanfaat bagi beliu (Dunia-Akhirat) amin………….!

  3. Fiki mengatakan:

    Ck..ck ck…ya Allah berikanlah rezeki yang melimpah bwt org2 seperti ini

  4. Tiyo mengatakan:

    Waw…. Beri tepuktangat u/ dinas pendidikan Indonesia..

    Bapak2_ibu2 dinas pendidikan Indonesia,SAPA YG MENJADIKANmu HINGA SEHEBAT INI???????

  5. crus28 mengatakan:

    udh gaji kecil , msh aja mau kerja di sana. Goceng mah lgs abis bwat beli jus segelas. Ciakakakakkaka

  6. NO mengatakan:

    Subhanallah, semoga ketulusan hati dan keikhlasan Bapak/Ibu guru di balas oleh ALLAh..

  7. bule mengatakan:

    Innama a`malu binniyah…{sesungguhx stiap prbutan tu trgntung pd niatx}

    smga dgn ktlusan bpk/ibu pra murid2 yg eknomix rndah bs mncpai cta2x…..

    n bs jd pnrus bpk/ibu yg baik….

  8. dir88gun mengatakan:

    Assalamu alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Wahai Saudaraku sekalian di seluruh penjuru Dunia maya,

    Akhir-akhir ini, banyak orang dari berbagai penjuru dunia sedang memperingati Hari Anti Korupsi Internasional.
    Hari peringatan yang bertepatan dengan maraknya pembahasan tentang kasus penggelapan dana Bank Century di negeri kita.
    Dan juga termasuk salah satu hari yang memuakkan bagi saya.
    Hari yang memuakkan, dimana kita memperingati suatu perbuatan yang sangat memalukan, KORUPSI!
    Kenapa juga kita harus memperingati jasa-jasa para koruptor yang telah membantu penghancuran kehidupan umat? He he he…

    Untuk selengkapnya, baca di:

    http://dir88gun0w.blogspot.com/2009/12/corruption-day.html

    _____________________________________
    INDONESIA GO KHILAFAH 2010
    “Begin the Revolution with Basmallah”

  9. reni mengatakan:

    Hebat, saya acungi jempol untuk guru – guru seperti itu. Semoga mal beliau diterima oleh Allah yang telah menjadikan kita sebagai orang-orang yang berguna bagi agama dan negara. Amien

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Coba Tuk Menggenggam Waktu

GENGGAM WAKTU

Blog Stats
  • 17,943 hits
Kategori
Translate
November 2009
S S R K J S M
    Des »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
Yang berkunjung sejak 26/11/2009
%d blogger menyukai ini: